Informasi Tentang Kesehatan, Nutrisi, Hubungan Seksual Sehat, Badan Sehat, Cara Pengobatan dan Pencegahan Penyakit

Waspadailah Hal Hal Ini Saat Berhubungan Seks

HERE!

waspadailah hal hal Ini saat berhubungan seks
Berhubungan seks memang suatu kebutuhan yang harus dipenuhi seseorang guna menjaga kesehatan dan menjaga hubungan suami istri menjadi lebih baik, tetapi apakah Anda tahu ada juga hubungan seks yang harus diwaspadai menyangkut kondisi yang melakukannya. Kondisi seperti apa itu? simak yo hal-hal yang harus diwaspadai saat berhubungan seks di bawah ini: 

1. Serangan Jantung pada Saat Hubungan Seks 

Tidak bisa dipungkiri bahwa hubungan seks menguras energi besar seperti olah raga bahkan lebih besar, ada juga yang mengatakan diet terbaik adalah hubungan seks selain mendapatkan kenikmatan juga membuat Anda memiliki berat badan yang ideal, siapa yang tidak mau. Tapi tahukah Anda bahwa hubungan seks dapat menyebabkan serangan jantung terutama pada pada pria yang mempunyai penyakit serangan jantung atau juga punya riwayat penyakit jantung pada keluarga Anda.

Serangan jantung pada saat berhubungan seks bisa diakibatkan adanya rangsangan yang berlebihan sehingga jantung memompa lebih cepat. Nah karena jantung memompa lebih cepat diluar batas normal maka bisa menyebabkan Anda pingsan atau yang lebih parah meninggal dunia. Selain rangsangan seksual ada juga faktor-faktor lainnya seperti stres, mengkonsumsi minuman berkafein tinggi, dan obat kuat semacam viagra yang juga meningkatkan risiko serangan jantung saat berhubungan seks. 

Terjadinya serangan jantung saat berhubungan seks memang mengkwatirkan dan ini pernah terjadi beberapa kali di Amerika. Dengan adanya kasus itu sebaiknya Anda yang memiliki penyakit jantung mengkonsumsi nitrogliserin saat hubungan seks jika merasa akan lebih berat. Dan konsumsi ini merupakan saran dokter yang katanya untuk pencegahan. Nitrogliserin merupakan obat berbentuk tablet untuk melebarkan pembuluh darah. 

Sebagai penderita penyakit jantung tidak disarankan melakukan hubungan seks dengan posisi misionaris karena posisi misionaris ini dapat menyebabkan cairan terkumpul di paru-paru. Bagi yang mempunyai riwayat serangan jantung hindari hubungan seks selama tiga sampai 4 minggu ke depan dan hindari minuman berakohol dan jangan merokok. Kontrol dalam mengkonsumsi obat-obatan secara teratur sesuai dengan resep dokter. 

2. Berhubungan Seks pada Saat Hamil Tidak Hati-Hati dan Pemilihan Waktu yang Tidak Tepat. 

Memang banyak orang mengatakan berhubungan seks disaat hamil bisa memperlancar proses persalinan tetapi tunggu dulu itu perlu cara dan waktu yang tepat. Melakukan hubungan seks di bawah 12 minggu dapat menyebabkan kontraksi rahim dan bisa menyebabkan keguguran karena plasenta belum terbentuk sempurna.

Melakukan hubungan seks diperbolehkan pada saat usia janin 12 minggu sampai dengan 7 bulan Dan sebaiknya tidak dilakukan lagi pada usia diatas 7 bulan hingga 9 bulan. Dan disarankan melakukan lagi pada usia 9 bulan sampai melahirkan anak.

Melakukan hubungan seks diusia kira-kira 7 bulan, maka calon Ibu sudah menjadi tenang dan nyaman sedangkan di atas usia 7-9 bulan sebaiknya jangan karena kontraksi rahim bisa mengakibatkan ketuban pecah dan bayi dapat terinfeksi dan bisa menyebabkan kelahiran bayi prematur karena paru-parunya belum sempurna. Waktu yang bisa membahayakan usia kehamilan 7-8 bulan. 

Pada saat usia 9 bulan ke atas dan melakukan hubungan seks dapat menyebabkan mulut rahim menjadi lebih lunak dan merangsang kontraksi rahim sehingga kepala bayi makin menurun. Hubungan seks ini juga bisa mengurangi stres calon ibu dimana pada saat usia tua biasanya calon ibu sering mengalami stres. 

Kandungan prostaglandin yang ada pada sperma yang dikeluarkan dapat menyebabkan kontraksi yang bisa mengakibatkan kepala bayi dapat masuk di bawah panggul dan leher rahim menjadi lunak. Dan ini dapat membantu secara tidak langsung pada proses persalinan nanti.

Mencari posisi seks saat hamil itu perlu agar tidak melukai ibu dan janin. Lakukanlah dengan sangat tenang dan jangan seperti waktu melakukan saat tidak hamil dengan berbagai macam gaya. Posisi yang terbaik adalah dengan cara tidak menekan perut. Anda boleh melakukan posisi apa saja tetapi harus membuat calon Ibu dan janin merasa nyaman dan aman. Anda bisa mencoba dengan wanita hamil dengan posisi terlentang. 

Meskipun melakukan hubungan seks saat hamil bisa memperlancar proses kehamilan dipandang sebagai mitos menurut Hamed Al-Taher, Konsultan senior Obsterician and Gynaecologist, Queen Elizabeth Hospital King’s Lynn, Norfolk, Inggris, tetapi banyak dokter dari indonesia menyarankan. Hamed Al-Taher mengatakan hubungan seks saat ibu hamil boleh dilakukan selama air ketuban belum pecah. Karena saat air ketuban pecah, aktivitas seksual bisa menyebabkan terjadinya infeksi. 

Pada ibu hamil yang mengalami placenta previa yaitu kondisi plasenta yang menempel di bagian bawah rahim (bukan berada pada posisi normal) sebaiknya jangan melakukan hubungan seks menjelang persalinan. 

3. Melakukan Hubungan Seks Pasca Melahirkan atau Dalam Masa Nifas 

Jangan melakukan hubungan seks dalam waktu nifas dan ini diharamkan dalam agama Islam. Biasanya lamanya nifas itu sekitar 40 hari. Tetapi sebenarnya tidak ada batas waktu minimal dan maksimal masa nifas tergantung darah nifas masih keluar atau tidak dan umumnya kebanyakan wanita sekitar 40 hari.

Darah Nifas merupakan darah yang keluar dari rahim disebabkan melahirkan, baik sebelum, bersamaan, atau sesudah melahirkan disertai disertai tanda-tanda akan melahirkan seperti rasa sakit. Jika darah yang keluar tidak disertai rasa sakit atau disertai rasa sakit tetapi tidak diikuti proses kelahiran bayi, maka ini bukan darah nifas.

Dalam melahirkan bayi harus sudah dalam bentuk manusia. Janin yang sudah dalam bentuk manusia umurnya minimal 80 hari sejak hari pertama hamil menurut pendapat ulama. Dan ada sebagian ulama yang berpendapat 90 hari. 

Untuk suami yang ingin melakukan hubungan seks dengan istrinya yang sedang nifas jangan lakukan itu! Selain dilarang agama Islam, ada banyak efek buruknya.

Hubungan seks selama masa nifas dapat menyebabkan infeksi pada wanita yang masih mengalami pendarahan pasca melahirkan. Pada waktu nifas wanita mengeluarkan cairan dari rahim dan vagina yang mempunyai reaksi bassa/alkalis yang dapat membuat organisme berkembang lebih cepat jika dibandingkan pada waktu normal (vagina normal dengan kondisi asam) dan beresiko infeksi semakin besar. 

Robekan yang terjadi pada proses melahirkan menyebabkan ketidak nyamanan dalam berhubungan seks. Jika anda sungguh mencintai istri Anda sebaiknya jangan lakukan. Penyembuhan ini mungkin memerlukan beberapa minggu bahkan mungkin berbulan-bulan. 

Pasca melahirkan juga wanita sering mengalami masa kurang percaya diri dan stress, sehingga tidak baik buat melakukan hubungan seksual. Wanita lebih memberikan perhatian kepada bayinya dengan mengeluarkan tenaga dan pikiran sehingga menimbulkan kelelahan. Dan ini tidak baik buat untuk melakukan berhubungan seks. 

Semoga ini bermanfaat Amin.....
Apakah artikel ini membantu? klik tombol Google Plus, Tweeter, dan Facebook di bawah ini untuk like dan share.

No comments:

Post a Comment

Copyright © Ilmu Kesehatan. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design