HERE!
Muntaber merupakan gangguan pada pencernaan dengan ditandai muntah dan berak baik secara terpisah maupun bersamaan dalam satu waktu dan ini terjadi berulang-ulang sehingga penderita dapat menyebabkan kehabisan cairan dan tubuh terasa lemah.
Muntaber dapat menyerang siapa saja baik balita, anak-anak, bahkan orang dewasa. Penyakit ini harus cepat mendapat penanganan karena sangat berbahaya apabila si penderita kehabisan cairan dan dapat menyebabkan pingsan bahkan bisa kehilangan jiwanya.
Muntaber terjadi karena peradangan usus oleh mikro organisme seperti bakteri, virus, parasit (jamur, cacing, protozoa). Keracunan makanan dan minuman yang disebabkan bakteri dan zat kimia serta kurangnya gizi juga bisa menyebabkan muntaber. Lingkungan yang disekitar kita dan makanan yang terkontaminasi bakteri dapat juga menyebabkan infeksi bakteria Escherichia coli yang menyebabkan muntaber.
Ciri-ciri muntaber
- Perut merasa mual dan muntah
- Dehidrasi dan rasa ingin minum yang lebih
- Diare
- Bisa menyebabkan penyakit deman
- Rasa sakit pada perut
- Penurunan berat badan lebih dari 3% dari berat badan awal jika sudah di evaluasi.
Secara alami penyakit ini bisa disembuhkan dengan ramuan sebagai berikut:
Bahan
· Kulit buah delima,
· Jinten putih secukupnya
· 3 potong jahe
· Santan kelapa
· Minyak kayu putih
· Beberapa butir buah pala, beserta bunganya
Cara membuatnya
Tumbuklah sampai halus semua bahan diatas kecuali santan kelapa dan minyak kayu putih.
Setelah bahan itu telah ditumbuk halus, masukkanlah ke dalam santan kelapa dan berilah sedikit minyak kayu putih, lulurkan ramuan diatas pada bagian perut dan ulu hati. Ulangilah sampai anda merasa pulih.
Secara kimiawi mengobati muntaber
Dikutip dari DokterSehat.com untuk secara kimiawi mengobati muntaber anda bisa menggunakan antibiotika jenis metronidazol yang dikombinasikan dengan Sulfametoksazol dan trimetoprim.
Untuk obat jenis metronidazole anda bisa menggunakan flagyl, trogyl atau lainya yang pasti berisi metronidazole. Menggunakan obat generik pun juga nggak masalah. Sedangkan untuk obat jenis sulfametoksazole dan trimetoprim, anda bisa menggunakan sanprima atau yang lain.
Aturan minumnya untuk metronidazole diminum sehari 3 kali satu tablet, sedangkan sanprima diminum sehari 2 kali. Usahakan diminumnya jangan bersamaan dan diberi jeda waktu 1-2 jam. Semoga bermanfaat. Amin
Apakah artikel ini membantu?
klik tombol Google Plus, Tweeter, dan Facebook di bawah ini untuk like dan share.


No comments:
Post a Comment