HERE!

Berhubungan seks memang kebutuhan biologis yang harus dipenuhi setiap orang guna membuat tubuh kita jadi sehat dan guna untuk mempererat hubungan pasangan suami istri, tetapi jika hubungan seks ini tidak dilakukan secara baik-baik maka kemungkinan akan membuat kehidupan rumah tangga kurang harmonis karena ego masing- masing pasangan suami istri. Dikutip dari merdeka.com ada hal tidak seharusnya dilakukan saat berhubungan seks. Ayo simak hal tersebut di bawah ini:
1. Tidak Mencium Pasangan
Banyak orang yang tidak mencium pasangan mereka ketika sedang berhubungan seks, mereka terlalu banyak melakukan aktivitas seksual yang lain padahal mencium pasangan itu merupakan salah satu hal yang penting yang dapat meningkatkan gairah seksual Anda dan permainan seks Anda.
1. Tidak Mencium Pasangan
Banyak orang yang tidak mencium pasangan mereka ketika sedang berhubungan seks, mereka terlalu banyak melakukan aktivitas seksual yang lain padahal mencium pasangan itu merupakan salah satu hal yang penting yang dapat meningkatkan gairah seksual Anda dan permainan seks Anda.
Dengan mencium pasangan Anda hubungan akan semakin dekat, baik secara fisikal maupun emosional.
2. Menggigit Pasangan Terlalu Keras
Menggigit saat melakukan hubungan seks itu boleh boleh saja. Bisa saja itu merupakan gambaran sensasi seksual yang Anda rasakan. Tetapi menggigit terlalu keras dapat menyebabkan rasa sakit yang berlebihan. Rasa sakit membuat hubungan intim ini jadi tidak nyaman yang akhirnya menurunkan gairah seksual.
3. Kurang Mengeksplorasi Tubuh Pasangan
Mengeksplorasi alat kelamin sudah tidak diragukan lagi mampu membangkitkan gairah seksual. Namun jika Anda hanya fokus pada hal tersebut dan tidak memperhatikan tubuh pasangan Anda lainnya, maka mereka bisa menjadi tidak bergairah.
2. Menggigit Pasangan Terlalu Keras
Menggigit saat melakukan hubungan seks itu boleh boleh saja. Bisa saja itu merupakan gambaran sensasi seksual yang Anda rasakan. Tetapi menggigit terlalu keras dapat menyebabkan rasa sakit yang berlebihan. Rasa sakit membuat hubungan intim ini jadi tidak nyaman yang akhirnya menurunkan gairah seksual.
3. Kurang Mengeksplorasi Tubuh Pasangan
Mengeksplorasi alat kelamin sudah tidak diragukan lagi mampu membangkitkan gairah seksual. Namun jika Anda hanya fokus pada hal tersebut dan tidak memperhatikan tubuh pasangan Anda lainnya, maka mereka bisa menjadi tidak bergairah.
Beberapa zona sensitif yang harus Anda perhatikan saat mengeksplorasi tubuh pasangan adalah dada, lutut, pergelangan tangan, punggung, dan perut.
4. Terlalu Menempatkan Berat Badan Pada Pasangan
Beberapa posisi seksual seperti woman on top atau misionaris memang membuat Anda dan pasangan saling menempatkan tubuh masing-masing di atas. Saat Anda melakukannya, Anda pun harus berhati-hati. Sebab jika Anda terlalu menempatkan seluruh berat badan Anda di atas tubuh pasangan maka akan membuat mereka sulit bernapas yang akhirnya menghalangi kemampuan mereka untuk berhubungan seks.
5. Melakukan Anal Seks (Seks di lubang anus)
Selain di larang agama Islam, Memasukan Mr. P bukan pada tempatnya atau anal seks membuat pasangan Anda tidak merasa puas seutuhnya atau bisa dikatakan sakit di duburnya. Hal ini bisa membuat hubungan kurang harmonis. Sebaiknya sebagai pasangan harus saling mengerti sesuai kebutuhan.
Mungkin banyak pria berpikir untuk mencegah kehamilan dalam berhubungan seks dengan tidak memasukkan alat kelamin pria ke dalam alat kelamin wanita. Dengan pikiran seperti itu mereka mencari cara-cara lain yaitu dengan melakukan oral seks, anal seks yang sejatinya merupakan sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan.
Dikutip dari klikdokter.com Ada beberapa resiko akibat berhubungan seks melalui lubang anus (anal seks). Antara lain lubang anus tidak menghasilkan lubrikan seperti vagina, sehingga akan merasakan nyeri sepanjang penetrasi di dubur, penetrasi ke dalam anus juga dapat menyebabkan luka pada anus. Luka tersebut memungkinkan masuknya virus dan bakteri ke dalam pembuluh darah.
Bagian dalam anus tidak dilapisi kulit seperti bagian luar anus sehingga tidak ada yang memproteksi masuknya virus ataupun bakteri. Dengan demikian perilaku anal seks menjadi rentan terkena penyakit menular seperti HIV atau AIDS, hepatitis, HPV dan lain-lain.
Selain itu, otot di sekitar anus yang berbentuk cincin dapat menjadi longgar bila anal seks dilakukan berulang-ulang maka lambat laun dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menahan BAB (buang air besar) karena ototnya telah menjadi longgar.
Itulah beberapa hal yang tidak seharusnya dilakukan saat berhubungan seks bersama pasangan Anda
Semoga artikel ini bermanfaat Amin...
4. Terlalu Menempatkan Berat Badan Pada Pasangan
Beberapa posisi seksual seperti woman on top atau misionaris memang membuat Anda dan pasangan saling menempatkan tubuh masing-masing di atas. Saat Anda melakukannya, Anda pun harus berhati-hati. Sebab jika Anda terlalu menempatkan seluruh berat badan Anda di atas tubuh pasangan maka akan membuat mereka sulit bernapas yang akhirnya menghalangi kemampuan mereka untuk berhubungan seks.
5. Melakukan Anal Seks (Seks di lubang anus)
Selain di larang agama Islam, Memasukan Mr. P bukan pada tempatnya atau anal seks membuat pasangan Anda tidak merasa puas seutuhnya atau bisa dikatakan sakit di duburnya. Hal ini bisa membuat hubungan kurang harmonis. Sebaiknya sebagai pasangan harus saling mengerti sesuai kebutuhan.
Mungkin banyak pria berpikir untuk mencegah kehamilan dalam berhubungan seks dengan tidak memasukkan alat kelamin pria ke dalam alat kelamin wanita. Dengan pikiran seperti itu mereka mencari cara-cara lain yaitu dengan melakukan oral seks, anal seks yang sejatinya merupakan sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan.
Dikutip dari klikdokter.com Ada beberapa resiko akibat berhubungan seks melalui lubang anus (anal seks). Antara lain lubang anus tidak menghasilkan lubrikan seperti vagina, sehingga akan merasakan nyeri sepanjang penetrasi di dubur, penetrasi ke dalam anus juga dapat menyebabkan luka pada anus. Luka tersebut memungkinkan masuknya virus dan bakteri ke dalam pembuluh darah.
Bagian dalam anus tidak dilapisi kulit seperti bagian luar anus sehingga tidak ada yang memproteksi masuknya virus ataupun bakteri. Dengan demikian perilaku anal seks menjadi rentan terkena penyakit menular seperti HIV atau AIDS, hepatitis, HPV dan lain-lain.
Selain itu, otot di sekitar anus yang berbentuk cincin dapat menjadi longgar bila anal seks dilakukan berulang-ulang maka lambat laun dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menahan BAB (buang air besar) karena ototnya telah menjadi longgar.
Itulah beberapa hal yang tidak seharusnya dilakukan saat berhubungan seks bersama pasangan Anda
Semoga artikel ini bermanfaat Amin...
Apakah artikel ini membantu?
klik tombol Google Plus, Tweeter, dan Facebook di bawah ini untuk like dan share.

No comments:
Post a Comment